Skip to main content

Arus Balik

0.0
Publicado
Páginas
760
Idioma
IN
ISBN
9789798659041
Tiempo de Lectura
~13h 18min

Arus Balik es un book de Pramoedya Ananta Toer. En 1995. Tiene 760 páginas.

Sobre este libro

Semasa jayanya Majapahit, Nusantara merupakan kesatuan maritim dan kerajaan laut terbesar di antara bangsa-bangsa beradab di muka bumi. Arus bergerak dari selatan ke utara, segalanya: kapal-kapalnya, manusianya, amal perbuatannya dan cita-citanya, semua bergerak dari Nusantara di selatan ke 'Atas Angin' di utara. Tapi zaman berubah...Arus berbalik -- bukan lagi dari selatan ke utara tetapi sebaliknya dari utara ke selatan. Utara kuasai selatan, menguasai urat nadi kehidupan Nusantara... Perpecahan dan kekalahan seakan menjadi bagian dari Jawa yang beruntun tiada hentinya.Wiranggaleng -- pemuda desa sederhana, menjadi tokoh protagonis dalam epos kepahlawanan yang maha dahsyat ini. Dia bertarung sampai ke pusat kekuasaan Portugis di Malaka, memberi segala-galanya -- walau hanya secauk pasir sekalipun -- untuk membendung arus utara.Masih dapatkah arus balik membalik lagi?Karya Pramoedya Ananta ToerSebuah epos besar dari seorang penulis besar

Sobre el Autor

Pramoedya Ananta ToerP

es el autor de Arus Balik. Explora su catálogo completo en Booklogr.

Explora más libros de Pramoedya Ananta Toer

Ediciones y Formatos

Reseñas

Sin reseñas aún. ¿Has leído este libro? Comparte tus opiniones con la comunidad de Booklogr.

Iniciar sesión Inicia sesión para escribir una reseña

Preguntas Frecuentes

¿Cuántas páginas tiene Arus Balik?+

Arus Balik tiene 760 páginas.

¿Cuándo se publicó Arus Balik?+

Arus Balik se publicó en 1995.

¿De qué trata Arus Balik?+

Semasa jayanya Majapahit, Nusantara merupakan kesatuan maritim dan kerajaan laut terbesar di antara bangsa-bangsa beradab di muka bumi. Arus bergerak dari selatan ke utara, segalanya: kapal-kapalnya, manusianya, amal perbuatannya dan cita-citanya, semua bergerak dari Nusantara di selatan ke 'Atas An...

¿Quién escribió Arus Balik?+

Arus Balik fue escrito por Pramoedya Ananta Toer.